Romahurmuziy Siap Jadi Cawapres Jokowi

Muhaimin Iskandar akan melakukan safari politik untuk meminta doa restu.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengatakan siap maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo. Meski namanya belum masuk siginasional sebagai calon wakil presiden, Romi begitu panggilan akrab Romahurmuziy —mengatakan akan mengambil posisi itu jika dipilih Jokowi. “Tidak ada kata tidak siap. Kalau negara memanggil dan rakyat menginginkan, ya,” kata dia kepada wartawan di Bandung, kemarin.

Menurut Romi, lima partai koalisi pendukung Jokowi saat ini bersepakat akan membahas nama cawapres secara resmi mulai Juli mendatang atau sebulan sebelum pendaftaran. Momentum itu dipilih ketika partai-partai telah melewati pemilihan kepala daerah serentak yang cukup menyita waktu. Partai koalisi itu, antara lain, adalah PDI Perjuangan, PPP, Partai Golkar, Partai NasDem, dan Partai Hanura.

Dalam sejumlah sigi nasional, nama Romi belum cukup populer untuk memperoleh angka popularitas dan elektabilitas. Dari sigi Cyrus Network, misalnya, ia juga tak masuk dalam 20 kandidat cawapres. Sedangkan PPP memegang elektabilitas 4,3 persen atau berada di urutan keenam dalam survei yang sama.

Sosok Romi terus menjadi sorotan selama sebulan ini karena vokal menyuarakan kepentingan partai dalam pemilihan kriteria pendamping Joko Widodo. Kepada wartawan, misalnya, ia pernah terang-terangan mengungkapkan pembicaraan dari kubu Jokowi yang mengajak Prabowo Subianto berkoalisi dalam pilpres 2019. Ia juga membocorkan isu dua partai yang disebut-sebut bakal bergabung dalam koalisi inkumben. Pekan lalu, ia juga bertemu dengan Sandiaga Uno, Ketua Tim Pemenangan Pilpres Gerindra.

Kemarin, Romi berada di Bandung untuk mengikuti kampanye pemenangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang diusung PPP. Partai itu juga berulang kali menyatakan sikap meminta Jokowi memilih pendamping yang berlatar belakang religius untuk mengimbangi sosok Jokowi yang disebut nasionalis.

Ketua partai yang terang-terangan menyodorkan diri untuk dipilih Jokowi adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Ia optimistis akan dipilih Jokowi karena memenuhi kriteria religius, sehingga berniat menyambangi para ketua umum partai pendukung lainnya. “Saya akan safari. Tentu untuk meminta doa restu,” kata dia di sela-sela pameran Islamic Book Pair di Jakarta.

Wakil Ketua Umum PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, mengatakan hingga saat ini partai koalisi belum memutuskan nama cawapres. Tapi, menurut dia, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah mengantongi daftar pendek kandidat yang akan menjadi cawapres untuk dibahas bersama Jokowi. “Ada daftar pendek dan daftar prioritas. Semua sedang dibahas,” kata dia.

Menurut Hendrawan, nama Romi setidaknya belum masuk dalam daftar yang dikantongi Mega. Tapi ia mengatakan daftar itu masih dapat berubah karena dinamika politik. Seorang politikus PDI Perjuangan lainnya mengungkapkan, hingga bulan lalu, setidaknya ada empat kandidat yang menjadi prioritas pendamping Jokowi. Mereka adalah Puan Maharani, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, serta Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan.


Koran Tempo 24 April 2018 P8 Nasional | Oleh Indri Maulidar

 

Advertisements

Leave a Reply | Print Satu Media

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s