PKS Persoalkan Deklarasi Anis Matta

Majelis Syuro akan mengumumkan calon pada Mei nanti.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP-PKS) mempersoalkan deklarasi Anis Matta sebagai calon presiden dalam Pemilihan Umum 2019 yang dilaksanakan di Bandung, Sabtu lalu. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan fokus partainya saat ini adalah memenangi pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada akhir Juni nanti.

“Pilkada tinggal dua bulan. Jadi, teman-teman prioritas (kepilkada),” kata dia kepada Tempo, kemarin.

Mardani menyatakan partainya hanya mengizinkan Anis menggelar deklarasi sepanjang ditujukan kepada orang di luar kader PKS. Anis dilarang menggelar deklarasi yang melibatkan kader lantaran Majelis Syuro telah mengumumkan sembilan kader PKS sebagai bakal calon presiden 2019.

Menurut dia, PKS akan mengumumkan kader yang menjadi bakal calon presiden atau wakil presiden paling lambat 13 Mei mendatang. “Ke mana majelis memutuskan, kami akan mendukung,” kata Mardani.

Pada Sabtu malam lalu, kelompok Anis Matta Pemimpin Muda (AMPM) mendeklarasikan bekas Presiden PKS periode 2013-2015 itu sebagai calon presiden dalam pemilu tahun depan. Deklarasi yang dihadiri Anis itu berlangsung di Teater Terbuka Taman Budaya Jawa Barat, Dago, Bandung. Sekitar 300 orang menghadiri acara tersebut.

Sehari sebelumnya, beredar surat dari Dewan Pimpinan Wilayah PKS Jawa Barat yang melarang kader PKS menghadiri deklarasi tersebut. Dalam surat itu, Ketua DPW PKS Jawa Barat, Nur Supriyanto, mengimbau agar para kader berfokus pada pilkada di wilayah masing-masing ketimbang mendeklarasikan calon presiden.

Majelis Syuro PKS pada Januari lalu memang mengumumkan hasil penjaringan di lingkup internal par-tai berisi sembilan kader yang akan disodorkan menjadi bakal calon presiden atau wakil presiden dalam Pemilu 2019. Nama Anis Matta termasuk di dalamnya. Sedangkan delapan tokoh PKS lainnya adalah Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Irwan Prayitno, Mohamad Sohibul Iman, Salim Segaf Al Jufri, Tifatul Sembiring, Al Muzammil Yusuf, dan Mardani Ali Sera.

Ketua AMPM Jawa Barat, Rinaldi Yusuf, mengatakan sudah berniat mengusung Anis sebagai calon presiden sejak lima tahun silam. Ia membantah anggapan deklarasi itu ditujukan untuk para kader par-tai. “Relawan ini terbuka bagi umum. Acara ini juga tidak terkait dengan partai,” kata dia. Rinaldi pun menepis anggapan bahwa relawan yang berasal dari Bandung, Kuningan, dan Garut tersebut merupakan kumpulan kader PKS yang tak puas.

Dalam deklarasi pada akhir pekan lalu memang tak tampak para petinggi PKS di atas panggung. Bendera ataupun atribut PKS lainnya juga tak terlihat di arena deklarasi. Hanya segelintir orang yang mengenakan kaus bertulisan PKS.

Anis menyebutkan deklarasi ini hanya sebagai sosialisasi untuk memberikan lebih banyak pilihan calon presiden. Selain itu, deklarasi dilakukan untuk mengakomodasi a spirasi dan upaya perluasan konstituen PKS. “Efek pencapresan tidak akan bagus kalau hanya internal,” ujar Anis.


Koran Tempo 23 April 2018, P6 Berita Utama | Oleh Danang Firmanto

Advertisements

Leave a Reply | Print Satu Media

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s