Partai Pemerintah Persilakan Muhaimin Gandeng Gatot

Partai pendukung menyebutkan Jokowi sudah memiliki nama calon wakil presiden.

Partai-partai pendukung Presiden Joko Widodo dalam pemilihan presiden dan wakil presiden 2019 menyatakan tidak mempersoalkan manuver politik yang dilakukan kelompok pendukung Muhaimin Iskandar. Para pendukung Muhaimin memasangkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa itu dengan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo, Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Johnny G. Plate, menilai Gatot-Muhaimin Baru sebatas pasangan yang dideklarasikan segelintir kelompok. Meski begitu, ia mempersilakan apabila Muhaimin menggandeng Gatot untuk maju dalam pemilihan presiden dan wakil presiden 2019. “Tentu itu menjadikan demokrasi semakin semarak,” kata dia.

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Amir Uskara, mengatakan partai-partai pendukung Jokowi tidak akan terpengaruh oleh manuver deklarasi dukungan pasangan Gatot-Muhaimin.

Berdasarkan hitung-hitungan, ujar dia, gagasan untuk memasangkan Gatot dengan Muhaimin akan sulit terwujud. Sebab, saat ini yang sudah siap dari sisi koalisi dan tiket untuk maju adalah kubu Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. “Kalau Gatot dengan Muhaimin, terus partainya apa? Saya tidak yakin mereka bisa mendapat dukungan partai,” ujar dia.

Jokowi telah mendapat dukungan resmi dari lima partai politik dengan total kekuatan 290 kursi atau 51 persen dari total kursi DPR. Sedangkan Prabowo didukung Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera, yang memiliki 113 atau 20,8 persen kursi di DPR. Calon presiden dan wakil presiden harus didukung partai politik atau koalisi yang minimal memiliki 20 persen kursi di DPR. Adapun Gatot tidak tergabung dalam partai politik, sementara PKB hanya memiliki 8,4 persen kursi di DPR.

Muhaimin Iskandar telah mendeklarasikan diri sebagai calon wakil presiden dalam Pemilu 2019. Berbagai upaya telah ia lakukan agar Jokowi mau meminangnya. Namun, hingga saat ini, Jokowi belum menyatakan sikap akan menggandeng Muhaimin sebagai calon wakilnya nanti. Himpunan relawan yang menyatakan diri sebagai kelompok arus bawah PKB, PRO1, justru mendeklarasikan dukungan kepada Muhaimin sebagai calon wakil Gatot. Ketua PRO1, Baihaqi Maisin, mengatakan dukungan itu merupakan respons atas sikap Jokowi yang tak kunjung’ meminang Muhaimin sebagai pendampingnya. Sebelumnya, PKB sempat merencanakan koalisi dengan Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat untuk mengusung calon presiden alternatif.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, menilai manuver kelompok pendukung Muhaimin itu adalah salah satu cara memperkuat posisi tawar politik menjelang Pemilu 2019. “Namanya juga senam politik, boleh-boleh saja,”ucap dia, kemarin.

Sedangkan Sekretaris Jenderal PKB, Abdul Kadir Karding, mengaku tak mengetahui perihal dukungan kelompok relawan arus bawah partai yang tergabung dalam PROl. Namun ia menilai deklarasi itu merupakan bentuk aspirasi. “Itu aspirasi mereka,” kata Karding.


Koran Tempo 17 April 2018 P8, Nasional | Oleh Danang Firmanto, ARKHELAUS W.

Advertisements

Leave a Reply | Print Satu Media

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s