Pertemuan Prabowo-Luhut Tak Ubah Sikap Gerindra

Gerindra mempertimbangkan Luhut jadi calon wakil Prabowo.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade, memastikan pertemuan antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan tidak mengubah tekad partainya mengusung Prabowo sebagai calon presiden dalam pemilihan presiden 2019. Andre mengatakan, pertemuan Jumat pekan lalu itu hanya pertemuan biasa dua orang kawan lama. “Pertemuan itu tidak akan mengubah konstelasi Pak Prabowo untuk maju,” katanya saat dihubungi Tempo, kemarin.

Andre menuturkan, pertemuan Prabowo dengan Luhut bukan barn sekali ini dilakukan. Sebelumnya, kata dia, Prabowo dan Luhut juga kerap bertemu. “Pertemuan ini jadi istimewa karena menjelang tahun politik,” katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Gerindra, Desmond Junaedi Mahesa, mengatakan ada banyak kemungkinan yang dibicarakan Prabowo dan Luhut. Bisa jadi Luhut mengajak Prabowo berkoalisi dengan Presiden Joko Widodo, atau justru Luhut meminta Prabowo mempertimbangkan dirinya sebagai calon wakil presiden. Gerindra, kata Desmond, tengah mempertimbangkan kemungkinan kedua. Terlebih, ucap dia, sebagai kawan lama di TNI, Luhut dan Prabowo memiliki kedekatan emosional. “Pak Luhut juga bagus. Apa pun (kemungkinan) hari ini, kami pertimbangkan. Tapi harus berkonsolidasi dengan partai koalisi juga.”

Dalam pilpres 2019, Gerindra berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera. Kedua partai ini belum mendeklarasikan nama calon presiden ataupun calon wakil presiden yang bakal diusung. Hanya nama Prabowo yang digadanggadang bakal diboyong Gerindra sebagai calon presiden oleh koalisi ini. Sementara itu, PKS telah menyodorkan sembilan nama.

Pertemuan Luhut dengan Prabowo berlangsung di restoran Jepang, Sumire, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat pekan lalu. Pada saat menghadiri Rapat Koordinasi Bidang Nasional III Kemaritiman di kantor lama DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kemarin, Luhut membenarkan adanya pembahasan soal pilpres 2019 dalam pertemuan itu. Namun is membantah mengajak Prabowo berkoalisi mendukung Jokowi. “Pak Prabowo bicara bagaimana negara ini menjadi baik,” ujar dia.

Menanggapi pertemuan kedua elite politik itu, Presiden PKS Sohibul Iman berencana menemui Prabowo untuk membahas hasil perbincangan dengan Luhut. Pertemuan bakal menunggu Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri kembali dari luar negeri, pekan depan.


Koran Tempo 9 April 2018, Page 8 ‘Nasional’ | Oleh Maya Ayu Puspitasari | Email: maya.puspitasari@tempo.co.id

Advertisements

Leave a Reply | Print Satu Media

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s