Dimitrief: “Iklim Investasi Indonesia Membaik”

Wawancara dengan President & CEO Global Growth Organization General Electric (GE), Alex Dimitrief

Pemerintah menargetkan peningkatan target bauran energi dari energi terbarukan menjadi 23 persen pada 2025. Program pemerintah ini dilaksanakan dengan mengurangi penggunaan pembangkit menggunakan bahan bakar fosil. Salah satu perusahaan yang berfokus pada energi terbarukan adalah General Electric (GE). Di Indonesia, perusahaan asal Amerika Serikat ini menawarkan pembangkit listrik tenaga angin dan tenaga surya. Sebelumnya, perusahaan ini juga sudah ikut andil dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Karaha Bodas.

Presiden dan Kepala Eksekutif Global Growth Organization GE, Alex Dimitrief, menawarkan teknologi terbaru dalam pembangkitan energi. “Seperti tenaga angin, air, surya, sampah, dan biomassa,” ujarnya.

Dimitrief mengatakan mesin-mesin buatan GE sudah banyak digunakan di Indonesia.”Sekitar 25 persen mesin pembangkit berasal dari GE,” kata dia. Belum lagi ditambah puluhan ribu peralatan rumah sakit dan mesin lokomotif digunakan perusahaan kereta api.

Dia melihat iklim investasi sangat baik. Hal ini terlihat dari penilaian lembaga internasional yang menyebut kemudahan berusaha (ease of doing business) terus membaik. Berikut ini petikan wawancara Ghoida Rahmah dari Tempo dengan Dimitrief.

Apa saja rencana pengembangan bisnis energi terbarukan di Indonesia?

Kami menyiapkan sejumlah bentuk teknologi. Baru-baru ini teknologi pembangkit listrik tenaga angin GE terpilih untuk digunakan dalam proyek Tanah Laut 70 MW. Teknologi konvensi power pada pembangkitan listrik tenaga surya juga terpilih untuk proyek di Bali. Kami juga meluncurkan turbin angin offshore terbesar di dunia. Satu unitnya menghasilkan 12 MW.

Di mana saja kontribusi GE dalam proyek listrik panas bumi?

Saat ini teknologi GE digunakan dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Karaha Bodas.

Apa rencana pengembangan bisnis pada 2018 di Indonesia?

Kami melihat progres yang sangat baik di sini, lebih cepat dibanding di tempat-tempat lain. Selama ini kami banyak berkontribusi untuk pembangkit listrik. Sekitar 25 persen mesin pembangkit berasal dari GE. Kemudian sekitar 20 ribu alat kesehatan kami tersebar di lebih dari 100 rumah sakit. Mesin kami juga digunakan untuk lokomotif transportasi.

Bagaimana dukungan pemerintah kepada industri ini?

Pemerintah Indonesia telah bekerja sangat baik menciptakan iklim investasi industri yang ramah. Terbukti dari penilaian Bank Dunia maupun sejumlah rating agency menyoroti peningkatan kemudahan berusaha (ease of doing business) di sini. Kondisi saat ini membuat GE dan perusahaan multinasional lain nyaman dan tertarik untuk berinvestasi. Pemerintah Indonesia terus melanjutkan upaya promosi untuk menarik investasi dari seluruh Indonesia, termasuk dari kami.

Bagaimana dengan pengembangan riset dan sumber daya manusia?

Indonesia adalah negara yang unik. Pemerintah telah lebih dulu menyadari pentingnya bekerja sama dengan pelaku bisnis maupun sekolah-sekolah untuk menciptakan orang-orang hebat yang bisa berkontribusi pada perekonomian di masa depan. Ini yang penting bagi sebuah negara mengembangkan training system yang saling berkolaborasi.


Koran Tempo 9 April, Page 17 ‘Bisnis’ | Oleh GHOIDA RAHMAN

Advertisements

Leave a Reply | Print Satu Media

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s